Jurusan Ilmu Keperawatan: Prospek Karier Luas di Bidang Kesehatan

Jurusan Ilmu Keperawatan: Prospek Karier Luas di Bidang Kesehatan

Apr 9, 2022 by Equen

Saukprairiehd – Apakah kamu senang membantu orang lain dan ingin berkarier di dunia kesehatan? Selain menjadi dokter, kamu juga bisa lho menjadi seorang perawat.

Jurusan Ilmu Keperawatan merupakan salah satu jurusan di bidang kesehatan yang cukup diminati. Selain prospek kerjanya yang sangat menjanjikan, di jurusan ini kamu tidak hanya belajar ilmu sains saja, tetapi juga ilmu sosial.

Kamu akan belajar bagaimana caranya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada pasien. Wah, sungguh menarik dan mulia sekali ya profesi ini? Sebelum kamu masuk ke jurusan Ilmu Keperawatan sebaiknya ketahui dahulu seluk beluknya berikut ini.

Mengenal Jurusan Ilmu Keperawatan

Jurusan Ilmu Keperawatan

Jurusan rumpun ilmu Saintek ini akan mendidik kamu menjadi seorang tenaga kesehatan yang handal dan profesional. Tak hanya dari segi medis saja, untuk menjalankan profesi perawat kamu juga akan diajarkan mengenai cara berkomunikasi yang baik dan bagaimana cara memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk menunjang kesembuhan pasien.

Jurusan Ilmu Keperawatan dapat kamu tempuh di jenjang D3, D4, Sarjana, Master, Doktoral, hingga Profesi. Tidak ada perbedaan yang jauh di antara jenjang pendidikan ini. Mata kuliah yang akan kamu pelajari pun hampir mirip. Jika D3 dan D4 lebih menekankan pada praktik, maka perkuliahan S1 akan menyeimbangkan pembelajaran teori maupun praktik.

Gelar untuk Lulusan Jurusan Ilmu Keperawatan

Lulusan dari program studi Ilmu Keperawatan akan mendapatkan gelar yang berbeda tergantung dari jenjang yang kamu pilih. Alumni dari program D3 akan mendapat gelar A.Md.Kep (Ahli Madya Keperawatan), D4 akan mendapat gelar S.Tr.Kep (Sarjana Terapan Keperawatan), dan S1 akan bergelar S.Kep (Sarjana Keperawatan).

Mata Kuliah Jurusan Ilmu Keperawatan

Selama berkuliah di jurusan ini kamu akan fokus belajar tentang perawatan pasien untuk memulihkan atau mempertahankan kesehatannya. That’s why akan banyak banget bidang ilmu yang akan kamu pelajari seputar penemuhan kebutuhan dasar manusia, mulai dari biologi, sosiologi, psikologi, hingga spiritual.

Nah, mata kuliah yang akan kamu pelajari sebagian besar akan berhubungan dengan IPA atau science. Kira-kira seperti apa sih mata kuliahnya? Simak beberapa mata kuliahnya seperti yang dilansir dari laman nursing.ui.ac.id.

Klik juga : Tips Mengerjakan Soal TPS UTBK-SBMPTN Berdasarkan Kategori Soalnya

Keahlian yang Dibutuhkan untuk Jadi Perawat

1. Harus bisa menyeimbangkan antara empati dan pengetahuan

Sebelum memilih jurusan ini, coba tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kamu siap menjadi perawat? Tidak semua orang sanggup untuk menjadi perawat, karena profesi ini lebih mengutamakan pengabdian dibandingkan orientasi profit. Menjadi seorang perawat berarti kamu akan mendedikasikan hidup dan keahlianmu untuk merawat dan mendampingi orang sakit. Selain soft skill ini, kamu juga harus mempunyai kemampuan hard skill atau pengetahuan yang baik untuk bisa menjadi seorang perawat yang diandalkan.

Selain membekali diri dengan ilmu-ilmu medis, seperti hafalan anatomi hingga alat-alat kesehatan, perawat juga harus memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap pasien. Rasa empati dan pengetahuan ini tidak bisa kamu pisahkan, karena keduanya sama-sama penting agar kamu bisa menangani pasien hingga pulih.

2. Mempunyai mental yang kuat

Menjadi seorang perawat bukanlah sesuatu yang mudah. Sebagai seorang calon perawat, para mahasiswa jurusan Ilmu Keperawatan harus siap mempelajari semua materi kuliah yang hampir mirip dengan jurusan Ilmu Kedokteran. Kamu pun akan melalui praktik lapangan yang mengharuskan kamu begadang saat shift malam atau kerja lembur. Kamu juga harus menyusun laporan Askep (Asuhan Keperawatan). Semua ini tentunya penting untuk dilakukan mahasiswa keperawatan demi menggapai cita-cita menjadi seorang perawat yang baik.

3. Belajar komunikasi baik dan efektif

Masih banyak yang beranggapan bahwa mengambil jurusan keperawatan itu nanggung, kenapa nggak langsung aja jadi dokter. Padahal, konsep pendidikan dan pelayanan antara dokter dan perawat itu beda, lho. Di jurusan Ilmu Keperawatan, kamu akan belajar mengenai pemenuhan kebutuhan dasar manusia. So, kamu nggak hanya belajar sains, tetapi juga kehidupan sosial. Misalnya, bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan efektif dengan pasien, bagaimana cara memberikan pelayanan kesehatan yang menunjang untuk kesembuhan, dan sebagainya.

4. Sering belajar kelompok

Mahasiswa Ilmu Keperawatan identik dengan kegiatan belajar kelompoknya. Kenapa? Hal ini dikarenakan materi kuliah anak keperawatan yang cukup banyak. Banyaknya materi ini membuat para mahasiswanya kerap membagi-bagi bahan ajar ke porsi yang lebih kecil untuk dipelajari satu per satu secara berkelompok agar waktu belajar lebih efektif.

5. Mengutamakan personal hygiene atau kebersihan diri

Bagaimana kamu bisa merawat orang lain jika kamu saja tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan diri sendiri? Mahasiswa keperawatan harus selalu mengutamakan personal hygiene atau kebersihan diri. Apalagi saat kamu sudah praktik di lapangan dan menangani pasien dengan kondisi dan beragam penyakit yang diderita. Untuk lolos sertifikasi menjadi perawat kamu juga harus menjaga kebersihan dalam lingkungan kerja agar tetap steril.

Kampus dengan Jurusan Ilmu Keperawatan

Kira-kira kampus mana saja nih yang bisa kamu pilih untuk masuk ke jurusan Ilmu Keperawatan? Berikut daftarnya:

  1. Universitas Indonesia (UI)
  2. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  4. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
  5. Universitas Riau (UNRI)

Prospek Kerja Jurusan Ilmu Keperawatan

Setelah lulus, pastinya kamu akan menjadi seorang perawat yang bertugas mendampingi dokter dan bertanggung jawab dalam proses pemulihan pasien. Mayoritas perawat bekerja di rumah sakit, namun masih banyak tempat lain yang juga membutuhkan kamu, lho.

Kamu bisa bekerja sebagai perawat di puskesmas, klinik swasta, fasilitas perawatan, sekolah, penjara, pangkalan militer, panti jompo atau menjadi perawat pribadi di satu keluarga. Bahkan, perawat yang sudah berpengalaman juga bisa sering dipanggil untuk mengawasi perawat lain, mengajarkan keterampilan keperawatan kepada siswa, menangani tugas administrasi dan bahkan melakukan penelitian. Luas banget kan prospek kariernya?

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,