Ini Dia Cara Menghitung Nilai Rapor Untuk SNMPTN

ByEquen

Mar 22, 2022 , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Saukprairiehd – Cara menghitung nilai rapor untuk SNMPTN wajib kamu pelajari jika sudah duduk di bangku SMA sederajat, kelas 12 dan ingin kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Jalur SNMPTN merupakan jalur undangan, sehingga kamu wajib bergerak cepat dan mempersiapkan semuanya secara matang.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tahun 2021 telah membuka pendaftaran SNMPTN. Jalur masuk PTN ini membutuhkan prestasi akademik, sesuai rapor serta portofolio akademik.

Nilai rapor yang menjadi perhatian adalah semester satu hingga semester lima, untuk SMA sederajat, dengan masa belajar selama tiga tahun atau sekitar semester satu hingga semester tujuh untuk SMK yang punya masa belajar sampai empat tahun.

Berikut ini cara menghitung nilai rapor untuk SNMPTN:

Menghitung Nilai Rapor SNMPTN

Ini Dia Cara Menghitung Nilai Rapor Untuk SNMPTN

Banyak pelajar SMA yang ingin tahu bagaimana cara menghitung nilai rata-rata rapor agar lulus SNMPTN 2021. Apalagi masing-masing sekolah punya kurikulum berbeda. Perhitungan berikut adalah contoh pada ujicoba SNMPTN.

Pertama, mempelajari nilai yang dihitung, yaitu semua nilai mata pelajaran dalam bentuk teori, kecuali pelajaran muatan lokal. Jika ada mata pelajaran yang punya nilai praktik dan tidak ada nilai teori, maka nilai praktik tersebut tetap dianggap nilai teori.

Cara menghitung nilai rapor untuk SNMPTN tahun 2021:

Contohnya, nilai rapor kamu adalah 80, 81, 82, 83, 84, maka nilai rata-rata adalah seluruh nilai tersebut dibagi 5. Cara menghitung nilai kurtilas juga sama, yaitu tambah lalu bagi berapa banyak data yang ada.

Kalau sistem kurikulumnya campur, termasuk nilai kurtilas skala 4 atau KTSP dengan skala 100, maka harus ada konversi nilai. Maksudnya, nilai kurtilas harus dirubah jadi KTSP, sehingga menghitungnya seperti ini: Nilai kurtilas: 4Ă—100, lalu cari rata-rata seperti sebelumnya.

Cara paling sederhana dalam menghitung nilai rapor peluang SNMPTN 2021, adalah dengan perbandingan rapor. Cari nilai rapor siswa yang sudah diterima SNMPTN tahun lalu. Dengan nilai rapor tersebut diterima, maka pada tahun ini peluang dapat diterima juga terbuka apabila tingkat persaingannya sama.

Contohnya, kamu ingin kuliah di PTN UI. Cari alumni sekolah kamu yang sudah diterima di UI melalui SNMPTN, dan bandingkan nilai rapornya. Cara ini membantu menghilangkan faktor indeks sekolah, karena memang dari sekolah sama.

Sekarang, kamu sudah tahu bagaimana cara menghitung nilai rapor untuk SNMPTN. Tidak semua bisa jadi peserta SNMPTN, karena sekolah akan melakukan seleksi berdasarkan akreditasi sekolah serta nilai rapor pada semester 1 hingga semester 5.

Baca juga : Jurusan Teknik Informatika Dan Prospek Kerja Lulusannya

Mata Pelajaran Untuk SNMPTN

Lembaga pendidikan akreditasi A memperoleh kuota sampai 40% menyeleksi siswa terbaik. Sedangkan lembaga pendidikan akreditasi B punya kuota hanya 25% untuk seleksi siswa terbaik. Sekolah terakreditasi C atau lainnya hanya punya peluang 5% seleksi siswa terbaik.

Kriteria penilaian rapor pada kelas IPA, semester 1 sampai semester 5 untuk 6 mata pelajaran, yaitu:

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Fisika
  • Kimia
  • Biologi

Sedangkan kelas IPS, berikut adalah mata pelajaran pada nilai rapor yang harus kamu perhatikan:

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Ekonomi
  • Sosiologi
  • Geografi

Untuk jurusan Bahasa, berikut mata pelajaran yang harus kamu perhatikan:

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Sastra Indonesia
  • Antropologi
  • Bahasa Asing

Pelajar SMK, wajib memperhatikan mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, mata pelajaran teori juga praktik sesuai kejuruan.

Peserta yang boleh mengikuti SNMPTN 2021 hanya untuk lulusan tahun 2021 saja. Kamu juga hanya diperbolehkan memilih dua program jurusan pada satu atau dua PTN. Untuk siswa SMK, peserta wajib pilih program studi relevan, sesuai kebijakan pada masing-masing PTN.

By Equen