5. Tikus

Beberapa hewan dalam sejarah manusia telah diamati, dianalisis, dan dibedah adalah tikus. Karena frekuensi mereka sebagai “tikus lab”, para ilmuwan mendapat banyak kesempatan untuk mengamati respons tikus terhadap rangsangan tertentu. Tidak mengherankan jika para ilmuwan menemukan bahwa tikus mengeluarkan suara kicau ultrasonik yang panjang saat bermain atau saat digelitik. Suara ini disamakan dengan tawa, dan tikus yang tertawa paling suka menghabiskan waktu dengan tikus lain yang tertawa. Selain tertawa saat bermain atau digelitik, tikus juga berkicau sebelum menerima zat narkotik atau saat bersenggama. Akibatnya, sebagian besar ilmuwan menganggap perilaku tersebut sebagai respons terhadap pengalaman positif, mirip dengan bagaimana anak-anak tertawa saat bersenang-senang.

4. Bonobo

Image

Sementara bonobo sering disamakan dengan sesama primata, simpanse, mereka adalah spesies berbeda dengan penampilan dan perilaku unik mereka sendiri. Bonobo memperlihatkan struktur sosial yang kompleks, dan tidak seperti primata lainnya, kelompok bonobo memiliki dominasi jantan yang jauh lebih sedikit dan lebih banyak pembagian kekuasaan di antara betina. Struktur yang lebih egaliter ini dapat membantu menjelaskan mengapa bonobo termasuk yang paling vokal dari semua primata. Mereka menggunakan banyak vokalisasi, di antaranya adalah tawa serak. Seperti sesama primata, bonobo tertawa saat bermain dan juga saat digelitik. Menurut penelitian, tawa bonobo mengikuti pola yang sama dengan tawa bayi manusia dan memiliki ekspresi wajah yang serupa.

3. Anjing

Image

Saat anjing tertawa, mereka terengah-engah dalam pola ritmis yang terdiri dari frekuensi yang bervariasi. Para ilmuwan menemukan bahwa anjing memperdengarkan suara terengah-engah kepada anjing lain dapat memicu permainan spontan, meningkatkan perilaku sosial, dan mengurangi stres. Selain tertawa, anjing juga akan mengibas-ngibaskan ekornya saat senang, dan beberapa akan memasang “wajah bahagia” yang sangat mirip dengan senyuman manusia. Jadi apabila sewaktu-waktu anjing Anda sedang dalam suasana hati yang buruk, cobalah menceritakannya sebuah lelucon dan lihat apakah Anda terengah-engah, tersenyum, atau menjilat wajah anda karena usaha yang sudah Anda lakukan.

2. Gorila

Image

Selain statusnya sebagai kera terbesar dan terkuat, gorila juga bisa mendapatkan gelar komedian terbaik. Meskipun bukti menunjukkan bahwa gorila tertawa saat bermain atau digelitik, ada juga banyak contoh yang melibatkan gorila yang menceritakan lelucon yang rumit. Pada dasarnya, humor dan komedi adalah bentuk permainan simbolik, dengan kata-kata dan tindakan yang digunakan untuk menunjukkan emosi dan pengalaman tertentu. Mengingat hal ini, masuk akal jika gorila dapat belajar menceritakan lelucon menggunakan bahasa isyarat.

1. Degu

Image

Degu adalah hewan pengerat kecil yang mirip dengan chinchilla atau babi guinea yang berasal dari daerah neotropis Chili tertentu. Makhluk yang sangat sosial, degus hidup di liang rumit yang berisi banyak anggota dan menggunakan banyak vokalisasi. Secara total, mereka dapat membuat hingga 15 suara berbeda dan dapat membedakan suara degu lainnya. Mengingat keterampilan komunikasi mereka yang canggih, tidak heran jika degu termasuk dalam jumlah kecil hewan yang tertawa. Saat tertawa, degu umumnya mengeluarkan dengkuran atau gerutuan bernada tinggi, dan melakukannya baik saat bermain atau saat merasa puas.

By Equen