Saukprairiehd – Jantung dan paru-paru adalah dua organ vital yang punya fungsi penting dalam kehidupan seorang individu. Masalah pada organ vital tersebut tentu dapat menimbulkan dampak yang cukup serius bagi tubuh. Itu sebabnya, penting untuk menjaga paru-paru dan jantung tetap bugar supaya terhindar dari berbagai penyakit mematikan.

Bergerak aktif dan berolahraga adalah salah satu kunci jantung dan paru-paru yang sehat. Olahraga terbukti dapat memperkuat otot jantung, menjaga berat badan tetap stabil, dan memicu paru-paru supaya bekerja lebih keras untuk memasok oksigen tambahan yang dibutuhkan oleh otot. Nah, berikut jenis-jenis latihan yang dapat menyehatkan jantung dan paru-paru kamu.

Latihan untuk Menyehatkan Paru dan Jantung

3 Latihan Kebugaran untuk Kesehatan Paru-Paru dan Jantung

Sebenarnya, latihan untuk menyehatkan paru-paru dan jantung sama saja, yaitu olahraga kardio dan latihan kekuatan. Berikut jenis-jenis latihan yang bisa kamu coba:

1. Latihan Aerobik

Olahraga aerobik dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga mampu menjaga tekanan darah dan detak jantung tetap stabil.  Selain itu, olahraga aerobik juga membuat kerja paru-paru lebih efisien dalam memompa udara. Bukan cuma menyehatkan jantung dan paru-paru saja lo, aerobik terbukti mampu mengontrol kadar glukosa dalam darah sehingga risiko diabetes tipe 2 semakin menurun.

Contoh latihan aerobik yang bisa kamu coba adalah jalan cepat, lari, berenang, bersepeda, tennis lompat tali dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaat ini lakukan olahraga aerobik setidaknya 30 menit setiap hari atau minimal lima hari dalam seminggu.

2. Latihan Kekuatan

Lemak berlebih adalah faktor risiko utama berkembangnya penyakit jantung. Nah, latihan kekuatan punya efek signifikan dalam memecah lemak. Bukan cuma mengurangi kadar lemak saja, latihan ini juga mampu menaikan masa otot. Melansir dari John Hopkins Medicine, penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik yang dikombinasikan dengan latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan menurunkan kolesterol LDL (jahat).

Baca juga : Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia | Geografi Kelas 7

Latihan kekuatan juga dapat mengencangkan otot-otot pernapasan, sehingga kamu dapat bernapas lebih efektif. Lakukan latihan ini setidaknya dua hari berturut-turut per minggu. Kamu bisa menggunakan dumbel atau barbel untuk melatih kekuatan. Jika ingin lebih praktis, lakukan push upsquat atau plank untuk melatih ketahanan tubuh.

3. Peregangan, Fleksibilitas, dan Keseimbangan

Peregangan, fleksibilitas dan keseimbangan sebenarnya tidak berkontribusi secara langsung pada kesehatan jantung. Namun, latihan yang satu ini sangat penting dilakukan setelah kamu berlatih aerobik maupun latihan kekuatan. Ketiga latihan ini membuat kamu tetap fleksibel sehingga terbebas dari nyeri sendi, kram, maupun masalah otot lainnya.

Latihan fleksibilitas dan keseimbangan membantu menjaga stabilitas dan mencegah kamu terjatuh saat berolahraga. Lakukan latihan ini setiap hari, sebelum dan sesudah berlatih aerobik atau latihan kekuatan.

Selain rutin berolahraga, kamu juga perlu menerapkan pola hidup sehat lainnya seperti mengonsumsi makanan sehat, banyak minum air putih, tidur cukup dan menghindari alkohol maupun rokok.

By Equen